Jakarta, CNN Indonesia

Kapuspen TNI Mayjen Nugraha Gumilar menyebut pelat nomor dinas TNI di Toyota Fortuner yang diduga menabrak kendaraan wartawan di Tol Jakarta-Cikampek (Japek) ternyata merupakan pelat palsu.

Nugraha menyebut saat ini Purnawirawan TNI yang merupakan pemilik asli dari pelat dinas tersebut telah melaporkan peristiwa itu ke Polda Metro Jaya.


ADVERTISEMENT


SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

“Pengemudi arogan yang menggunakan pelat dinas Mabes TNI ternyata pelat dinas palsu, pemilik asli sudah lapor ke kepolisian karena merasa dirugikan,” kata Nugraha saat dikonfirmasi, Senin (15/4).

Nugraha juga memastikan pernyataan pengemudi Fortuner yang mengaku memiliki kakak seorang jenderal TNI adalah tidak benar.

“Tidak benar (pernyataan pengemudi itu),” ucap dia.

Nugraha turut menyampaikan proses penyelidikan yang dilakukan oleh Puspom TNI telah dihentikan sebab pelakunya merupakan masyarakat sipil.

Sebelumnya viral di media sosial memperlihatkan Fortuner berpelat dinas TNI diduga menabrak kendaraan wartawan di Tol Jakarta-Cikampek (Japek).

Dalam video akun X @bundakostt terlihat pengemudi Fortuner itu terlibat adu mulut dengan pengendara lain.

Pengemudi Fortuner itu bahkan sempat mengaku bahwa dirinya adalah anggota TNI. Namun setelah itu ia mengaku bahwa yang merupakan anggota TNI adalah sang kakak.

Usai video itu viral, Puspom TNI langsung melakukan penyelidikan, termasuk melakukan pengecekan Puspom TNI di sistem data base kendaraan Korlantas Polri.

Dari hasil pengecekan pelat dinas TNI dengan nomor registrasi 84337-00 yang digunakan Fortuner ternyata merupakan milik seorang purnawirawan.

“Puspom TNI melakukan pengecekan di sistem database Regident Korlantas Mabes Polri, mobil tersebut terdaftar dengan nama pemilik Asep Adang yang kemudian diketahui sebagai seorang Purnawirawan Pati,” kata Nugraha saat dikonfirmasi, Jumat (12/4).

(dis/fea)

[Gambas:Video CNN]





Source link

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *